|
JADWAL SHOLAT Subuh 04:40:55 WIB | Dzuhur 11:59:10 WIB | Ashar 15:19:22 WIB | Magrib 17:52:17 WIB | Isya 19:04:59 WIB
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Cara berpikir realistis bisnis promo usaha Advertorial Artikel Online and Offline solusinya Kliik! #GetarMerdeka Rekening Peduli Sesama BNI: No. Rek. 0300315147 A/n. R. FIRMANSYAH Terimakasih. Salam Silahturahmi. Redaksi.

Pemprov NTB Lounching Aplikasi Ruang Desa

Journalist: @humasntb | Desk Info | Senin, 03/04/2017 | 19:06 WIB
Getty Images ©2017 GetarMerdeka.com - (Foto: Biro Humas & Protokol Pemprov NTB/@humasntb)
Mataram, GetarMerdeka.com - Dalam rangka memudahkan aparat pengelola desa melakukan konsultasi langsung dengan pendamping desa, Kementerian Desa dan PDTT bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi NTB meluncurkan Aplikasi Ruang Desa. Peluncuran tersebut dilakukan Sekretaris Daerah, Ir. Rosiady Sayuti, Ph.D. bersama Kepala Badan Pengembangan dan Penelitian, Pelatihan dan Informasi Kemendes PDTT, M. Nurdin, saat Lokakarya Pelatihan Aplikasi Seluler Ruang Desa, di Hotel Santika, Kota Mataram, Senin (03/04/2017).
Ruang Desa merupakan aplikasi yang berbasis android yang diperuntukkan bagi pendamping desa dan pengelola desa serta kader pemberdayaan masyarakat desa (KPMD) dan penggerak swadaya desa. Selain untuk memudahkan aparat pengelola desa/KPMD dalam melakukan konsultasi langsung dengan pendamping desa, aplikasi ini juga menyediakan notifikasi serta berbagai informasi terkait UU desa serta tatakelola desa dari Kementerian Desa dan PDTT.
Aplikasi ini masih dalah tahap uji coba selama enam bulan di tiga provinsi, yaitu Jawa Timur, Aceh dan Nusa Tenggara Barat. Di NTB sendiri, terdapat empat kabupaten yang menggunakan aplikasi ini, yaitu Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Bima.
Terkait dengan itu, Sekda menyampaikan perlu keberlanjutan program bagi pengembangan desa ke depan. “Jadi, membangun komunikasi dan menyempurnakan ikhtiar untuk bagaimana agar apa yang dibantu selama ini bisa berlanjut. Sehingga jangan sampai selesai proyek selesai perkara,” harap Sekda di hadapan peserta workshop.
Selain itu, sekda menekankan program yang dilaksanakan harus memiliki kemanfaatan kepada masyarakat. Karena, kehadiran pemerintah adalah melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya.
“Kehadiran teknologi, seberapapun canggihnya tidak akan ada manfaatnya, tidak akan ada gunanya kalau tidak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena tugas negara itu adalah melayani masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, M. Nurdin menekankan pentingnya sumber daya manusia dan penggunaan teknologi informasi untuk program pembangunan desa.
“Kementerian menyambut baik kerjasama dengan pemerintah Provinsi NTB untuk menguji aplikasi ini. Kami berharap kerja sama ini berlanjut untuk mendukung perluasan penggunaan aplikasi ini di provinsi-provinsi lain,” ujarnya.
Ia juga berharap, Ruang Desa ini dapat memudahkan pemerintah untuk mendapatkan data yang aktual dalam memetakkan permasalahan mendesak yang ada di desa.
[RO3/GMC]
Redaktur IT : Firman W. Prasetyo


Image and video hosting by TinyPic

Ragam Peristiwa

Citizen Jurnalism

Trending Selebriti

ADVERTORIAL

Image and video hosting by TinyPicImage and video hosting by TinyPicImage and video hosting by TinyPicImage and video hosting by TinyPicImage and video hosting by TinyPicImage and video hosting by TinyPicImage and video hosting by TinyPic