|
JADWAL SHOLAT Subuh 04:40:55 WIB | Dzuhur 11:59:10 WIB | Ashar 15:19:22 WIB | Magrib 17:52:17 WIB | Isya 19:04:59 WIB

Gubernur NTB Serahkan Bantuan Rumah Hibah

Minggu, 14/04/2019 | 15:55 WIB
Red IT: Firman Wage Prasetyo
Getty Images ©2019 GetarMerdeka.com - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimasyah saat menyerahkan secara simbolis bantuan rumah program hibah rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana tahun 2019, kepada masyarakat di Bima. Foto: Istimewa/PRCC Biro Humas NTB
Mataram, GetarMerdeka.com - Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. H. Zulkieflimansyah menyerahkan bantuan rumah program hibah rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana tahun 2019, di lapangan Desa Maria Kecamatan Wawo, Rabu (10/04).
Secara simbolis bantuan diserahkan kepada perwakilan 4 kecamatan di kabupaten Bima yang mengalami bencana banjir tahun 2016 lalu, diantaranya kecamatan Sape, Wawo, Wera dan Ambalawi.
Dalam sambutan singkatnya, doktor Zul mengingatkan semua yang hadir bahwa, bencana yang menyapa sudah seharusnya semakin menyadarkan menyadarkan dekatnya kematian. “Masalah bencana dan kelestarian lingkungan, harus jadi prioritas kita, agar keberlangsungan kehidupan dapat terjaga,” ujar Doktor Zul, sapaan Gubernur NTB itu.
Diakhir sambutannya Gubernur mengingatkan kepala BPBD untuk terus mensosialisasikan program dan cara antisipasi bencana banjir kepada masyarakat. Tidak lupa Doktor Zul juga memberikan pemahaman kepada masyarakat Wawo yang hadir untuk tetap optimis dalam hidup.
“Setelah banjir pasti akan ada kebahagiaan. Begitu lah siklus hidup supaya kita pandai bersyukur,” ujar Doktor Zul mengakhiri sambutannya.
Dalam kesempatan tersebut Gubernur yang di dampingi Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, juga menyerahkan Surat Keputusan Ijin usaha pemanfaatan hutan kemasyarakatan kepada beberapa Kelompok Masyarakat Pengelola Hutan.
Beberapa kelompok tersebut diantaranya adalah, Ketua Kelompok dari Hutan Nggahi Tahu Pahu Desa Raba kecamatan Wawo dengan luas lahan 494 ha untuk dikelola 534 kepala keluarga (KK), Ketua Kelompok dari hutan Oi Ngari dengan pemanfaatan 265 ha untuk 129 KK, serta Ketua Kelompok dari Hutan Doro Lingga Desa Kalodu Kecamatan Langgudu dengan luas pemanfaatan 91 ha untuk 123 KK. (Sumber: hariannusacom/fitri)
Image and video hosting by TinyPic
[hnc/fit/gmc]

Citizen Jurnalism