|
JADWAL SHOLAT Subuh 04:40:55 WIB | Dzuhur 11:59:10 WIB | Ashar 15:19:22 WIB | Magrib 17:52:17 WIB | Isya 19:04:59 WIB

Search...

Kerjasama Ekonomi Bisnis NTB Tandatangani LOI & DPIM Malaysia

Rabu, 11/09/2019 | 18:23 WIB
Red IT: Firman Wage Prasetyo
Getty Images ©2019 GetarMerdeka.com - Foto: PRCC Biro Humas NTB
Mataram, GetarMerdeka.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menandatangani Letter of Intent (LoI) perjanjian kerjasama dengan Dewan Perdagangan Islam Malaysia, Rabu (11/9/2019). Penandatanganan kerjasama ini sebagai lanjutan pertemuan Senin (9/9/2019) lalu.
Dewan Perdagangan Islam Malaysia melaksanakan perjanjian kerjasama ini usai melakukan survei di beberapa tempat strategis di NTB ini.
Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, mengungkapkan bahwa perjanjian kerjasama ini adalah awal untuk saling kenal antara NTB dengan Malaysia.
"Tidak mungkin kita saling membantu jika kita tidak saling memahami, tidak mungkin kita saling memahami jika tidak saling mengenal, dan saya kira ini adalah upaya awal untuk saling mengenal, kemudian seiring berjalannya waktu, kita akan saling memahami untuk kemudian kita saling membantu satu sama lain," ungkap gubernur.
Gubernur mengatakan, banyak sekali aktivitas bisnis di NTB yang dapat dikembangkan, pemerintah NTB sangat terbuka untuk menjalin kerjasama. Ia mengucapkan terimakasih kepada Presiden Dewan Perdagangan Islam Malaysia, dengan kerjasama ini, banyak perubahan yang akan terjadi di NTB.
"Dengan adanya kerjasama ini, tentu akan banyak juga penerbangan dari Malaysia ke NTB dan sebaliknya, kami berharap hal itu dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisata dari Malaysia ke NTB ini," ujarnya.
Gubernur meminta kepada semua pihak untuk membantu dan memfasilitasi para investor yang ingin mengembangkan bisnisnya di NTB. Gubernur juga berharap, dengan adanya kerjasama ini dapat pula meningkatkan angka kunjungan wisata dari Malaysia.
Presiden Dewan Perdagangan Islam Malaysia, Datuk Sahar menyampaikan terimakasihnya kepada Gubernur NTB dengan pelayanan dan kesungguhan NTB untuk menjalin kerjasama dengan Malaysia.
"Kami berterimakasih kepada bapak gubernur dan pimpinan lainnya, banyak hasil dari pembicaraan dan diskusi yang kita laksanakan beberapa hari ini, investor-investor yang kami bawa ke sini adalah perusahaan-perusahaan yang mempunyai komitmen tinggi, semoga kerjasama ini dapat berjalan dengan lancar," terangnya.
Perlu diketahui, penandatanganan pembentukan kerjasama ini terdiri dari bidang pertanian, peternakan, kesehatan, lingkungan hidup dan kehutanan, perdagangan dan pariwisata.
Ekonomi dan Bisnis
Pada kesempatan terpisah Dewan Perdagangan Islam Malaysia (DPIM) Datuk Sri Rizal menyatakan, "Pihak DPIM hari ini telah tandatangan MOI dengan PEMPROV diwakili oleh Ketua DPIM dan Gubernur NTB untuk menjadikan kedua pihak sebagai tanda kerjasama dalam bidang pengembangan Ekonomi investasi dari pengusaha pengusaha Malaysia ke NTB, jelas Datuk Sri Rizal kepada GetarMerdeka.com usai penanda tanganan LOI dengan Pemprov NTB di RUU Kantor Gubernur Rabu, (11/9).
Menurut Datuk Sri Rizal, beberapa bidang seperti Pertanian, Penternakan, Kesihatan, Industri, Lingkungan Hidup & Kehutanan, Perdagangan telah pun di persetujui oleh investor dari DPIM dan LOI telah di tandatangani oleh pengusaha pengusaha Malaysia melalui DPIM dengan Dinas Dinas yang terkait.
LOI tersebut akan membawa proses lanjut oleh kedua belah pihak untuk proses selanjutnya ke depan dalam mempercepatkan proses investasi ke NTB.
PIHAK DPIM juga mengucapkan jutaan terima kasih dan penghargaan kepada Gubernur Dan Wakil Gabernur serta seluruh pejabat pemerintahan NTB yang telah menyambut dan memberikan segala kerjasama kepada seluruh delegasi rombongan DPIM ke NTB dalam misi Perdagangan.
Diharapkan dengan kedatangan delegasi rombongan ini akan menjadikan semua visi dari DPIM dan pemerintahan NTB menjadi kenyataan dengan secepatnya, ujar Datuk Sri.
Semoga dengan ini di harap kan lebih ramai investor Malaysia akan datang dengan dengan DPIM untuk investasi ke NTB", ungkapnya. (*)
Image and video hosting by TinyPic
[HMS/RO1/GMC]

Indonesia Satu

Ragam Peristiwa

Citizen Jurnalism