|
JADWAL SHOLAT Subuh 04:40:55 WIB | Dzuhur 11:59:10 WIB | Ashar 15:19:22 WIB | Magrib 17:52:17 WIB | Isya 19:04:59 WIB

Kemenkeu: PMI manufaktur RI ekspansi ke level 52,2 pada September

■ Jum'at, 01/10/2021 | 13:01 WIB | NEWS
Reporter: Tim Getar Merdeka | Red IT: Firman Wage Prasetyo
Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu (Antara) Getty Images ©2021 GetarMerdeka.com
Lagi-lagi, kita mendapatkan konfirmasi bagaimana aktivitas ekonomi sudah pulih dengan sangat cepat
Jakarta, GetarMerdeka.com - Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu mengatakan purchasing managers' index (PMI) manufaktur Indonesia kembali mencatatkan ekspansi sangat kuat ke level 52,2 pada September 2021, dari 43,7 pada Agustus 2021.
"Lagi-lagi, kita mendapatkan konfirmasi bagaimana aktivitas ekonomi sudah pulih dengan sangat cepat dan ini sejalan dengan keberhasilan Indonesia menangani varian Delta selama dua sampai tiga bulan terakhir," ujar Febrio dalam taklimat media secara daring di Jakarta, Jumat.
Menurutnya, kabar kenaikan angka PMI manufaktur tersebut sangat menggembirakan dan tentunya akan mengonfirmasi hitungan mengenai proyeksi pertumbuhan ekonomi triwulan III 2021.
Adapun Kemenkeu memproyeksikan ekonomi triwulan ketiga tahun ini di rentang empat persen sampai lima persen, sehingga secara keseluruhan 2021 akan berada di antara 3,7 persen hingga 4,5 persen.
Selain itu, Febrio memperkirakan konsumsi masyarakat ke depannya juga akan membaik dan memang sudah terlihat tanda-tandanya antara lain dari indeks keyakinan konsumen (IKK) dan indeks penjualan ritel (IPR).
"Maka dari itu, angka-angka ini akan terus kami pantau ke depan," tegasnya.
Ia berpendapat bahwa perbaikan ekspansi PMI manufaktur Indonesia masih belum diikuti banyak negara yang masih menghadapi tantangan yang sangat kuat dari COVID-19 varian Delta.
Perbaikan PMI manufaktur RI tersebut salah satunya disebabkan oleh pelonggaran restriksi di tengah penurunan kasus COVID-19 yang memungkinkan sektor manufaktur untuk kembali bertumbuh pada September 2021, setelah terkontraksi cukup dalam pada Juli yakni 40,1. (Sumber: AntaraNews)
Baca juga: Gubernur BI perkirakan ekonomi tumbuh 5 persen di triwulan III-2021
Baca juga: Kemenkeu: PMI Manufaktur Agustus membaik sinyal penguatan pemulihan
Baca juga: Menperin optimistis PMI Manufaktur turun bersifat temporer
Pewarta: Agatha Olivia Victoria Editor: Kelik Dewanto
[gmc/ant/bay/aov/adm]
■ IKLAN ADVERTORIAL MERDEKA
■ Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menerima penghargaan dari Kementerian Keuangan RI menyusul keberhasilan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 10 kali berturut-turut untuk Laporan Keuangan Tahun 2011-2020. Semoga ini menjadi motivasi dalam mengelola dan membangun tata kelola keuangan yang lebih baik lagi dimasa-masa yang akan datang. #ntbgemilang #ntbbersihdanmelayani #kemenkeu #wtp #biroadpimntb #advertorial #iklan

Indonesia Satu

Merdeka Network

Ekonomi Bisnis

Trending Selebriti

Citizen Jurnalism