Follow Us

|
JADWAL SHOLAT Subuh 04:40:55 WIB | Dzuhur 11:59:10 WIB | Ashar 15:19:22 WIB | Magrib 17:52:17 WIB | Isya 19:04:59 WIB
BERITA UTAMA

Meritokrasi dan Birokrasi Pemprov NTB, Muhamad Iqbal: penguatan kerja sama kemitraan berkelanjutan

Minggu, 11/01/2026 | 12:51 WIB | NEWS
Reporter: Getar Merdeka Red IT: Firman Wage Prasetyo
Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Lalu Muhamad Iqbal (Foto: Humas Pemprov NTB) Copyright © 2026 Getty Images, All right reserved
Jakarta, GetarMerdeka.com — Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Lalu Muhamad Iqbal, menekankan pentingnya penerapan sistem meritokrasi dan penguatan kemitraan berkelanjutan sebagai pilar utama reformasi birokrasi di wilayah tersebut pada tahun 2026.
Implementasi Meritokrasi dalam Birokrasi
Dalam pernyataannya pada awal Januari 2026, Gubernur Iqbal menegaskan bahwa jabatan dalam pemerintahan bukanlah hak, melainkan amanah yang kinerjanya wajib dievaluasi secara ketat. 
Evaluasi Berbasis Kinerja: Setiap pejabat yang dilantik kini disertai dengan kontrak kinerja yang ketat untuk memastikan mesin birokrasi dapat langsung bekerja cepat.
Birokrasi yang Efisien: Visi utama adalah menciptakan struktur birokrasi yang ramping namun kaya fungsi, serta terbebas dari kepentingan politik maupun praktik "koncoisme".
Modernisasi Tata Kelola: Pada 6 Januari 2026, Pemprov NTB mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) baru yang bertujuan mentransformasi tata kelola pemerintahan menjadi lebih modern, cepat, dan ramah investasi. 
Penguatan Kemitraan Berkelanjutan
Muhammad Iqbal mendorong kolaborasi lintas sektor dan lintas wilayah untuk mendukung visi "NTB Makmur Mendunia". 
Kerja Sama Antar-Provinsi: Menginisiasi penguatan Kerja Sama Regional antara Bali, NTB, dan NTT (KRBNN) untuk mempercepat pembangunan di kawasan selatan Indonesia.
Kemitraan Strategis: Membangun hubungan erat dengan pimpinan media untuk membahas tantangan pembangunan daerah serta meningkatkan transparansi publik.
Sinergi Program Prioritas: Memperkuat kolaborasi antara pemerintah provinsi dengan kabupaten/kota melalui program unggulan seperti Desa Berdaya, Koperasi Merah Putih, dan program lingkungan NTB Lestari Berkelanjutan yang melibatkan pemerintah pusat.
Pemberdayaan Masyarakat: Mengajak berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi sosial seperti GEBER NTB, untuk membangun kemandirian masyarakat secara kolektif. (Getar Merdeka Meta AI)
[gmc/ro1/adv]
SHARE
Copyright @ 2025-2026 Getar Merdeka, All right reserved