Follow Us

|
JADWAL SHOLAT Subuh 04:40:55 WIB | Dzuhur 11:59:10 WIB | Ashar 15:19:22 WIB | Magrib 17:52:17 WIB | Isya 19:04:59 WIB
BERITA UTAMA

Jejak Royal Family di Pulau Moyo: Alasan Mendiang Lady Diana dan Pangeran Charles Jatuh Cinta pada Surga Tersembunyi Sumbawa

Media Online | Minggu, 20/09/2026 | 21:26 WIB | NEWS
Reporter: Getar Merdeka Red IT: Firman Wage Prasetyo
Copyright © 2026 Shutterstock, GetarMerdeka.com Partnertsite. right reserved.
Sumbawa Besar, GetarMerdeka.com — Jauh sebelum media sosial merajai peta tren pariwisata global, sebuah pulau tenang di utara Sumbawa telah berhasil mencuri perhatian dunia. Bukan karena gemerlap resor megah, melainkan karena kesunyian kemewahan alamnya yang tak tertandingi. Pulau itu adalah Pulau Moyo, sebuah destinasi eksklusif yang rekam jejaknya tercatat emas dalam sejarah monarki modern sebagai salah satu tempat pelarian terindah bagi Keluarga Kerajaan Inggris (British Royal Family).
Sesuai dengan visi besar kita, "Buka Mata Jendela Wisata Dunia", kisah perjalanan historis ini menjadi bukti autentik bahwa pesona lokal Sumbawa memiliki magnet magis yang mampu menundukkan hati para bangsawan dunia.
Tempat Pelarian Terbaik sang 'Princess of Wales'
Kilas balik pada Agustus 1993, riuh rendah pemberitaan global seketika tertuju pada sebuah pulau terpencil di Nusa Tenggara Barat. Princess Diana, sang Princess of Wales, memutuskan untuk terbang diam-diam dan menepi dari kejaran kamera paparazzi dunia di Pulau Moyo. Di tengah kemelut badai rumah tangga kala itu, Lady Diana mencari apa yang tidak bisa diberikan oleh istana: ketenangan sejati dan kedamaian jiwa.
Selama tiga hari dua malam, sang Putri menginap di tenda eksklusif Amanwana Resort. Beliau menghabiskan waktu dengan berjalan menyusuri hutan yang asri, berenang di air laut yang jernih, dan menikmati senja tanpa gangguan. Kunjungan singkat namun mendalam ini mengubah total wajah Pulau Moyo di mata dunia internasional.
Pesona Air Terjun Mata Jitu yang Memikat Kerajaan Inggris
Salah satu momen paling ikonik dari kunjungan Kerajaan Inggris di pulau ini adalah ketika Lady Diana jatuh hati pada keindahan Air Terjun Mata Jitu. Tersembunyi di balik rimbunnya hutan tropis Labuan Aji, air terjun berundak dengan batuan stalaktit alami ini menawarkan kolam-kolam alami berwarna hijau toska dan biru gradasi yang sangat memukau.
Saking terkesannya sang Putri dengan kejernihan dan kesegaran air di sana, masyarakat lokal hingga kini menjuluki salah satu sudut kolam alaminya sebagai "Queen’s Pool" atau Kolam Lady Diana. Pangeran Charles (kini Raja Charles III) juga diketahui sangat mengagumi bagaimana ekosistem hutan dan terumbu karang di Pulau Moyo dijaga dengan sangat alami, menjadikannya standar tertinggi bagi sebuah hidden paradise.
Magnet Wisata Kelas Dunia yang Berkelanjutan
Dampak dari kekaguman Royal Family ini membawa berkah jangka panjang bagi pariwisata berkelanjutan di Sumbawa. Sejak kepulangan Lady Diana, gerbang jendela wisata dunia seolah terbuka lebar bagi Pulau Moyo. Berbagai pesohor dunia mulai dari Mick Jagger, David Bowie, hingga David Beckham ikut mengikuti jejak sang Putri untuk menikmati romansa keheningan Pulau Moyo.
Melalui tulisan ini, kita diajak untuk kembali membuka mata. Popularitas Pulau Moyo bukan sekadar tentang siapa tokoh besar yang pernah menginjakkan kaki di atas pasir putihnya, melainkan tentang bagaimana kita—sebagai pemilik warisan alam ini—bisa terus merawat kemurnian alam yang pernah membuat dunia berdecak kagum. Jendela dunia telah terbuka lebar untuk Pulau Moyo; kini tugas kita adalah memastikan keindahannya tetap abadi untuk selamanya.
(Oleh:Firman Wage Prasetyo, Penulis Journalist Free Lance & Pendekar Pena Matahari)
[gmc/ikp/desk/adv/red]
SHARE
Copyright @2025 - 2026 GetarMerdeka.com, Partnertsite. All right reserved.