|
JADWAL SHOLAT Subuh 04:40:55 WIB | Dzuhur 11:59:10 WIB | Ashar 15:19:22 WIB | Magrib 17:52:17 WIB | Isya 19:04:59 WIB

Search...

Gubernur Zulkieflimansyah Percepat Evakuasi Ratusan Warga NTB di Wamena Papua

Sabtu, 28/09/2019 | 20:08 WIB
Red IT: Firman Wage Prasetyo
Getty Images ©2019 GetarMerdeka.com - Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda NTB, Najamuddin Amy, S.Sos. MM., Foto: Mobile Journalis: Bung Ronz
"Warga NTB yang tengah mengungsi di bandara, kini tengah berharap adanya bantuan komunikasi, fasilitasi dari Pemda Bima, Pemprov Nusa Tenggara Barat".
Mataram, GetarMerdeka.com - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Zulkieflimansyah, SE., M.Sc. memerintahkan jajarannya untuk mempercepat evakuasi 153 jiwa warga NTB di Wamena, Papua yang mengungsi akibat kerusuhan di daerah tersebut.
Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda NTB, Najamuddin Amy, S.Sos. MM., dalam siaran persnya diterima Redaksi GetarMerdeka.com, Jumat (27/9).
Najamuddin mengutarakan, pihaknya telah mendapatkan informasi dari warga NTB yang terjebak di daerah tersebut.
Informasi ini pun telah disampaikan kepada Gubernur NTB. Atas informasi tersebut, Gubernur sendiri langsung memerintahkan agar ditempuh upaya semaksimal mungkin untuk mengevakuasi warga NTB di daerah tersebut.
Untuk itu, kata Najam, Pemprov NTB langsung sigap berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk Polda NTB untuk bisa segera memulangkan mereka yang terjebak.
Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, Dra. T. Wismaningsih Dradjadiah menegaskan, sejumlah upaya serius telah ditempuh untuk mempercepat evakuasi.
“Kami menaruh atensi terhadap kondisi mereka. Dan saat ini kami dengan berbagai pihak, saat ini sedang diupayakan jalan keluar yang aman untuk mereka,” jelasnya.
Informasi adanya warga NTB korban kerusuhan di Wamena ini telah berhasil terkonfirmasi melalui panggilan telepon dengan Mazhari, Guru Kontrak asal desa/kecamatan Soromandi Bima dan Suhardin, Guru Kontrak asal Rada, Bolo, Bima.
Berdasarkan keterangan keduanya, diketahui adanya 153 jiwa warga NTB korban kerusuhan. Dari jumlah tersebut, 40 orang sudah dievakuasi ke Sentani, Jayapura dengan Pesawat Komersial, dibantu oleh Rukun Keluarga Bima (RKB) Jayapura.
Saat ini, 48 orang lainnya sedang mengungsi. Mereka menunggu Pesawat Herkules di Bandara AU/Polri. “Sisanya masih bertahan di rumah-rumah mereka, menjaga harta benda yang masih tersisa,” ujarnya.
Warga NTB yang tengah mengungsi di bandara, kini tengah berharap adanya bantuan komunikasi, fasilitasi dari Pemda Bima. Ketua RKB di Jayapura juga tengah membantu warga yang sudah dievakuasi.
Ia menjelaskan saat ini Pemprov NTB juga terus berkomunikasi dengan Kementerian Sosial dan RKB di Jayapura terkait upaya evakuasi ini.
“Pemprov NTB kini mengupayakan agar mereka diprioritaskan untuk dievakuasi. Warga Bima di Sentani Jayapura standby menunggu mereka,” ujar Wismaningsih. (*)
Image and video hosting by TinyPic
[gmc/ro1/hms]

Indonesia Satu

Ragam Peristiwa

Citizen Jurnalism