Pedoman Media Siber
Pohon Cinta Sahabat Sejati
Selasa, 28/07/2026 | 22:51 WIB | Lifestyle
Reporter: Getar Merdeka Red IT: Firman Wage Prasetyo
"Pohon Cinta Sahabat Sejati bukan sekadar judul, melainkan cerminan ketulusan ibadah dan ikatan persaudaraan yang abadi."Karya: Firman Wage Prasetyo
Inspirasi Foto: Ibu Hj. Tri Prasetyawati Firmansyah Copyright © 2026 Getty Images, All right reserved
Jakarta, GetarMerdeka.com — Di bawah naungan Menara Jam Makkah yang menjulang megah, sebuah senyuman tulus merekah. Mengenakan pakaian ihram yang putih suci, Ibu Hj. Tri Prasetyawati Firmansyah berdiri sebagai simbol keteguhan iman dan keikhlasan hati. Momen ini bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang menanam benih-benih kebaikan di tanah suci. Kebaikan itu ibarat sebuah pohon. Kita menyebutnya Pohon Cinta Sahabat Sejati. Pohon ini tumbuh subur bukan karena siraman air, melainkan karena doa yang tulus, saling mendukung dalam takwa, dan jalinan silaturahmi yang tidak lekang oleh waktu maupun jarak.
Sahabat sejati adalah mereka yang saling menuntun menuju rida-Nya, menanam kebaikan bersama demi panen di akhirat kelak.
Namun, hidup sering kali membawa kita pada satu realitas yang mendalam: "Lain yang menanam, lain pula yang memetik..."
Kalimat ini membawa pesan luhur tentang keikhlasan tanpa batas. Saat kita berbuat baik kepada sahabat atau sesama, kita tidak boleh menuntut balasan yang sama dari mereka.
Bisa jadi kebaikan yang kita tanam hari ini, buahnya dinikmati oleh orang lain, anak cucu kita, atau justru kita sendiri yang memetik hasilnya dalam bentuk keberkahan hidup yang tak terduga.
Menanam cinta adalah tugas kita, sedangkan bagaimana dan siapa yang memetik hasilnya adalah hak mutlak Sang Pencipta.
Mari terus menanam benih cinta, kebaikan, dan ketulusan bersama sahabat-sahabat sejati kita. Biarkan pohon itu tumbuh rindang, menjadi peneduh di dunia, dan saksi kebersamaan kita di surga-Nya nanti.(Bersambung)[gmc/ro1/adv]SHARECopyright @ 2025-2026 Getar Merdeka, All right reserved
