Menakar Langkah Taktis NTB Capital, Jalan Pintas Bumi Gora Menuju Panggung Investasi Global
Media Online Digital | Jum'at, 25/09/2026 | 23:51 WIB | OPINI
Reporter: Getar Merdeka Red IT: Firman Wage Prasetyo
Copyright © 2026 Shutterstock, GetarMerdeka.com, Partnertsite. All right reserved.
GetarMerdeka.com — Kunjungan bilateral Duta Besar Tunisia untuk Indonesia, H.E. Mohamed Trabelsi, ke Ruang Kerja Gubernur NTB baru-baru ini bukan sekadar agenda seremonial diplomatik di atas meja marmer. Lebih dari itu, pertemuan ini mengirimkan sinyal kuat ke pasar internasional: Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak lagi sekadar menjadi penonton dalam arus modal global, melainkan pemain aktif yang siap bertarung. Ketertarikan Tunisia pada sektor pariwisata eksotis dan pertanian di Bumi Gora memicu sebuah pertanyaan mendasar: Bagaimana daerah bisa memastikan ketertarikan ini berujung pada realisasi investasi yang konkret, bukan sekadar komitmen di atas kertas?
Jawabannya terletak pada langkah taktis yang digaungkan oleh Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, yaitu optimalisasi NTB Capital.
Memotong Jalur Belit Birokrasi
Selama ini, penyakit utama investasi di tingkat daerah di Indonesia adalah jalur birokrasi yang berbelit, tumpang tindih regulasi, dan minimnya asistensi lokal bagi pemodal asing. Banyak investor global yang akhirnya "balik kanan" karena frustrasi menghadapi labirin birokrasi daerah.
Di sinilah NTB Capital mengambil peran krusial sebagai holding company daerah. Instrumen ini berfungsi layaknya concierge service atau pemandu karpet merah bagi para investor. Sejak hari pertama investor melangkahkan kaki di NTB, mereka tidak dibiarkan berjalan sendiri. NTB Capital hadir untuk mengawal, mempermudah perizinan, dan menjamin kepastian hukum yang transparan dan akuntabel. Bagi investor luar negeri seperti Tunisia, jaminan kepastian dan keamanan modal seperti ini jauh lebih berharga daripada sekadar insentif pajak.
Pariwisata dan Pertanian: Dua Mesin Pertumbuhan Riil
Fokus Tunisia pada pariwisata dan pertanian adalah pilihan yang sangat tepat dan strategis bagi hajat hidup masyarakat NTB.
Sektor Pariwisata: Ketika Dubes Tunisia terpukau oleh lanskap Sembalun yang magis, keindahan Senggigi, hingga klaster Gili yang eksotis, hal itu membuktikan bahwa daya tawar pariwisata NTB sudah berada di level premium. Investasi di sektor ini akan mempercepat pemulihan ekonomi pasca-pandemi, membuka lapangan kerja kreatif, dan meningkatkan nilai jual destinasi lokal di mata pelancong Eropa dan Afrika Utara.
Sektor Pertanian dan Agromaritim: Pertanian adalah urat nadi ekonomi sebagian besar masyarakat Bumi Gora. Hilirisasi produk pertanian dan maritim yang didorong melalui investasi Tunisia ini akan mengubah wajah petani kita. Dari yang semula hanya menjual bahan mentah dengan margin tipis, menjadi produsen barang olahan bernilai tambah tinggi yang siap diekspor ke pasar global.
Diplomasi Total: Lebih dari Sekadar Uang
Satu hal yang patut diacungi jempol dari pendekatan diplomasi Gubernur Lalu Muhamad Iqbal adalah konsep total diplomacy. Kerja sama ini tidak melulu soal hitung-hitungan dolar atau angka investasi fisik. Dimasukannya klausul 80 kuota beasiswa pendidikan dan kolaborasi riset medis kemaritiman menunjukkan visi jangka panjang. Pemprov NTB sadar betul bahwa pertumbuhan ekonomi yang meroket tidak akan bertahan lama tanpa ditopang oleh penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni.
Tantangan ke Depan
Kini, bola panas berada di tangan internal Pemprov NTB dan jajaran pengelola NTB Capital. Undangan resmi dari Kedutaan Besar Tunisia di Jakarta untuk menyusun draf teknis harus disambut dengan kesiapan data yang matang, bukan sekadar retorika.
Masyarakat NTB tentu berharap agar instrumen pendampingan daerah ini benar-benar bersih dari praktik KKN, responsif, dan bergerak dengan kecepatan dunia usaha (business speed). Jika NTB Capital mampu membuktikan tajinya dalam mengawal investasi Tunisia ini dengan sukses, maka tidak menutup kemungkinan pintu gerbang investasi dari negara-negara Timur Tengah dan Eropa lainnya akan terbuka jauh lebih lebar.
Peluang kolaborasi global kini sudah di depan mata. Saatnya Bumi Gora melangkah pasti, membuktikan bahwa NTB tidak hanya menarik untuk dikunjungi, tetapi juga sangat aman dan menguntungkan untuk dijadikan rumah bagi investasi global.
[gmc/ikp/desk/red]TAGS: #OpiniGetarMerdeka #InvestasiGlobalNTB #NTBCapital #LaluMuhamadIqbal #DiplomasiEkonomi #PariwisataNTB #PertanianBumiGora
Copyright @2025 - 2026 GetarMerdeka.com, Partnertsite. All right reserved.
